Saturday, June 21, 2014

Khasiat Kunyit Putih Untuk Keputihan

Kunyit PutihKhasiat Kunyit Putih Untuk Keputihan | Jika Anda menderita keputihan dan terjadi terus menerus karena gaya hidup tidak sehat, Anda harus mewaspadainya, karena dapat menyebabkan kanker mulut rahim. Untuk mengatasi masalah keputihan dan bau tidak sedap ini, Anda bisa mengatasinya dengan Kunyit putih atau curcuma mangga, silahkan cek juga khasiat propolis untuk keputihan. Menurut Herbalis dari Natura Health Center, Nin Miryanti, kunyit putih sangat efektif mengatasi masalah organ kewanitaan karena kunyit putih mengandung zat kurkumin yang berfungsi sebagai anti oksidan mencengah timbulnya bakteri dan jamur. Selain itu zat kurkumin juga memiliki fungsi sebagai anti infamasi yaitu zat yang mampu mengobati radang pada vagina jika terjadi keputihan.

Selain mengatasi masalah keputihan dan bau tak sedap, Nin menambahkan kunyit putih juga berkhasiat untuk membersihkan kandungan setelah melahirkan, menyembuhkan peradangan di sekitar vagina yang diakibatkan oleh kista atau jamur, kembali menguatkan otot vagina pasca melahirkan dan mengembalikan hasrat bercinta, serta mengurangi nyeri saat haid.

Resep Kunyit Untuk Mengobati Keputihan Secara Alami

  • Obat Luar
    1. Kunyit diiris tipis-tips dan rebus sampai mendidih. Diamkan sampai hangat. Air kunyit tadi dipakai untuk membersihkan vagina. Lakukan pagi dan sore sampai keputihan benar-benar sembuh.
    2. 10 lembar daun sirih, 1 jari temulawak dan 1 ruas kunyit. Semua bahan dicuci dan dipotong kecil-kecil, lalu direbus dalam 1 liter air selama 15 menit. Ketika masih hangat, gunakan untuk mencuci vagina. Agar hasilnya maksimal, lakukan secara rutin 2 kali sehari.
  • Obat Dalam/Diminum
    Kunyit juga bisa dipakai untuk obat dalam, seperti tiga resep berikut ini:
    1. Kunyit 20 gram (dipotong-potong), 10 gram sambiloto kering, 15 gram kulit delima kering dicuci, kemudian direbus sampai airnya tersisa 300 cc. Saringlah air kunyit tersebut dan minum dua kali sehari. Jika tidak suka dengan rasanya, Anda bisa menambahkan gula aren dan madu. Minumlah secara teratur.
    2. Bahan : 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 buah asam, 1 potong gula kelapa/aren, 1 liter air. Cuci bersih semua bahan. Kunyit dipotong kecil-kecil, rebus dan tambahkan gula kelapa/aren dan biarkan sampai mendidih. Setelah dingin saring dan minum 1 gelas sehari, lakukan 10 hari berturut-turut.
    3. 1 ruas jari kunyit yang sudah tua, air asam dan gula jawa. Kunyit dikupas, lalu diparut. Tuangkan air asam dan larutan gula jawa secukupnya dan aduk sampai merata. Peras dengan sepotong kain yang bersih. Air perasannya diminum 2 kali sehari dengan dosis 11/4 gelas sekali minum.

Itulah beberapa resep dan khasiat kunyit putih untuk keputihan, semoga bisa membantu Anda semua yang mencari cara mengatasi keputihan.
Selamat mencoba.

Cara Mudah Menghilangkan Racun Dalam Tubuh

Kebiasaan hidup orang di jaman sekarang ini tentunya sangatlah jauh dari kata sehat, hadirnya makan cepat saji yang ada di warung-warung membuat kesehatan semakin buruk. Kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji tentu saja akan menyebabkan bertumpuknya racun dalam tubuh. Lama kelamaan akan menggumpal menjadi banyak dan berdampak buruk bagi tubuh kita.

Nah untuk mengantisipasi hal tersebut tentulah kita harus membiasakan diri menjalankan hidup sehat selain itu kita juga di tuntut untuk menghilangkan racun yang mengendap dalam tubuh kita. Bagaimana caranya? Mari kita simak cara menghilangkan dalam tubuh.

Cara Mudah Menghilangkan Racun Dalam Tubuh
Ilustrasi Minum air putih dapat menghilangkan racun dalam tubuh

1. Biasakanlah berolahraga

Dengan berolahraga maka kita akan berkeringat, berkeringat akan menghilangkan sedikit demi sedikit racun yang ada di dalam tubuh anda. Olah ragalah setiap pagi agar anda mempunyai badan yang sehat dan tidak gampang sakit.

2. Perbanyaklah minum air putih

Memulai hal dari yang paling simple yakni mengkonsumsi air putih, air putih dipercaya dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh. Bahkan dokter menganjurkan untuk mengkonsumsi air putih 7 gelas perhari, bahkan dengan banyak mengkonsumsi air putih dapat meningkatkan konsentrasi anda.

3. Biasakan meminum teh di pagi hari

Teh di percaya memiliki antioksidan yang mampu menghilangkan kandungan racun dari dalam tubuh, kebiasaan meminum teh ini mungkin sudah banyak yang melakukannya namun bagi kita yang mempunyai kegiatan yang padat akan lupa untuk meminumnya, maka dari itu sempatkanlah untuk meminum teh setiap hari, agar terhindar dari racun yang akan menggerogoti tubuh kita ini. Baca juga : Manfaat Minum Teh Hijau untuk Kesehatan

4. Minum buah kelapa

Buah kelapa dipercaya dapat menghilangkan berbagai macam racun yang ada dalam tubuh anda, hal ini disebabkan karena buah kelapa ini bersifat anti virus dan anti bakteri.
Buah ini juga dapat memperlancar sistem pencernaan anda, karena kandungan seratnya yang tinggi.

Kulit manggis mengandung anti oksidan yang paling tinggi diantara buah lainnya. kulit manggis bisa menjadi alternatif untuk menghilangkan racun dalam tubuh anda, khususnya buat para perokok yang ingin berhenti, anda dapat mengkonsumsi kulit manggis dan sekarang kulit manggis sudah mudah ditemukan dan dijual dalam bentuk kapsul.

Demikianlah sedikit cara dari saya untuk menjaga tubuh anda bisa terbebas dari racun yang berbahaya.
Yang terpenting itu adalah menjalankan cara pola hidup sehat yang benar, secara tidak langsung anda akan terhindar dari berbagai macam racun yang dapat merusak kesehatan kita.

Khasiat Propolis Untuk Keputihan

Khasiat Propolis Untuk Keputihan | Apakah Anda sudah mengetahui bahwa propolis juga berkhasiat untuk mengobati keputihan? Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan seperti aliran getah atau tunas pohon. Dikumpulkan oleh lebah untuk menutupi lubang kecil, hingga 6 milimeter, sementara untuk lubang yang lebih besar digunakan malam lebah. Warnanya tergantung sumber tumbuhannya, namun biasanya coklat tua. Propolis bersifat lengket pada suhu ruangan atau di atasnya (20 °C). Sementara jika lebih rendah, akan menjadi keras dan rapuh. (sumber: wikipedia)

Banyak sekali cara untuk mengatasi keputihan ini, mulai dari penggunaan sabun bahkan obat – obatan yang diminum, berikut ini adalah salah satu cara yang bisa dipakai untuk mengatasi keputihan dari dalam dengan meminum air putih yang ditetesi air liur lebah atau yang biasa disebut dengan propolis. Di alam sana, air liur lebah ini dipakai oleh lebah untuk mensterilkan sarang mereka dari serangan virus, bakteri dan jamur, juga digunakan untuk merekatkan dan menambal sarang mereka yang mengandung bahan – bahan alami bernutrisi tinggi , pada zaman sekarang banyak dimanfaatkan untuk penyembuhan alami dari berbagai macam penyakit berat termasuk kista, mioma, infeksi saluran kemih, maag akut, diabetes dan juga keputihan ini. Keputihan pun sebenarnya juga bisa disebakan oleh adanya kista, mioma, maupun penyakit lain yang ada di rahim.

Takaran Propolis Untuk Mengobati Keputihan

  1. Pengobatan Dalam / Diminum
    Untuk memanfaatkan propolis ini sebagai sarana untuk mengatasi keputihan adalah dengan mencampurkan 10 tetes propolis ke dalam air seperempat gelas kemudian diminum sampai 4 kali sehari sampai sembuh. Untuk hari pertama saat minum propolis awalilah dengan dosis 5 tetes dulu kemudian naik pelan – pelan sampai dengan maksimalnya 10 tetes sebanyak 4x sehari. Dosis ini adalah untuk berat badan 50 kg, jika berat badan anda 60 kg maka tambahkan lagi dosisnya sebanyak 1 tetes lagi. Perbanyaklah minum air putih (kira2 3-5 gelas) setelah 1 jam minum propolis agar proses pembersihan tubuh anda secara menyeluruh (proses detoksifikasi) dapat berjalan dengan lebih lancar dan lebih cepat lagi.
  2. Pengobatan Luar
    Propolis 5 tetes propolis yang dicampur dengan air 1 gelas juga bisa dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan / vagina agar terbebas dari jamur dan bakteri, bisa dipakai untuk membasuh maupun dengan cara disemprotkan. Atau bisa juga dengan cara berikut, encerkan 2-3 tetes propolis pada kira-kira seperempat gelas air, lalu gunakan untuk membersihkan daerah kewanitaan. Bila keputihan cukup mengganggu, gunakan tampon yang dibasahi larutan propolis, tidak usah terlalu lama, sekitar beberapa menit saja.

Itulah Khasiat Propolis Untuk Keputihan yang dapat Anda manfaatkan sebagai bahan alami mengatasi keputihan yang membandel di organ intim / vagina Anda. Silahkan dicoba.

Cara Mengobati Keputihan Secara Alami

Apakah Anda terlanjur terkena penyakit keputihan dan sedang mencari cara mengobati keputihan secara alami?? Jika ya, informasi berikut ini mungkin bermanfaat untuk Anda. Silahkan disimak, tumbuhan dan tanaman yang dapat mengatasi/mengobati keputihan.

Tumbuhan/Tanaman Obat Keputihan

Berikut ini beberapa tumbuhan yang dapat berkhasiat untuk mengobati keputihan yang Anda derita:

  1. Daun Sirih (Piper betle L.)
    Khasiat : antiradang, anti-infeksi dan menghilangkan gatal.
  2. Sambiloto (Andrographis paniculata)
    Khasiat : antiradang, menghilangkan bengkak, menghilangkan panas.
  3. Kunyit (Curcuma longa L.)
    Khasiat : antiradang, antibakteri
  4. Kulit delima (Punica granatum)
    Khasiat : sebagai astringent /pengelat (mengurangi sekresi cairan)
  5. Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa)
    Khasiat : berkhasiat antiradang, antikanker
  6. Tumbuhan Leunca (Solanum nigrum L.)
    Khasiat : antiradang, antikanker, menghilangkan bengkak, menghilangkan gatal, peluruh kemih, menghilangkan panas.
  7. Bunga Jengger Ayam (Celosia cristata)
    Khasiat : antiradang, pengelat (astringent), peluruh kemih, menghilangkan keputihan.

Contoh Resep Tradisional Mengatasi & Mengobati Keputihan

  1. Mengobati Keputihan Dengan Daun Sirih

    10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersihlalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter, disaring, hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina. Lakukan secara teratur.
  2. Mengobati Keputihan Dengan Yogurt

    Yoghurt mengandung bakteri baik yang dapat membantu melawan jamur. Pastikan mengonsumsi yoghurt polos tanpa pemanis. Pasalnya jika Anda mengonsumsi yoghurt dengan ditambah pemanis seperti gula, hanya akan menyebabkan infeksi Anda semkin parah.Anda dapat mengkonsumsi yogurt tersebut atau menggosok/mengoleskan sekitar satu sendok makan yogurt di sekitar daerah yang terkena untuk mengurangi iritasi dan mengembalikan keseimbangannya. Untuk infeksi jamur vagina, Anda juga bisa mencelupkan dan rendam kain kasa dalam yogurt dan kemudian oleskan pada vagina Anda
  3. Mengobati Keputihan Dengan Bawang Putih

    Bawang putih adalah salah satu pengobatan rumahan yang paling efektif dan mudah untuk mengatasi infeksi jamur. Bawang putih memiliki sifat antijamur yang dikenal dapat memberikan bantuan yang cepat untuk mengatasi infeksi jamur.Anda dapat menambahkannya ke dalam makanan Anda atau memakan bawang putih secara langsung. Dalam kasus infeksi jamur vagina, Anda juga dapat mengolesi bawang yang sudah ditumbuk ke bagian vagina yang gatal.
  4. Mengobati Keputihan Dengan Cuka Sari Apel

    Cuka sari apel juga dapat membantu meringankan infeksi jamur. Cuka ini dapat digunakan untuk membilas bagian tubuh Anda yang terkena infeksi. Ini dapat membantu mengembalikan keasaman normal dalam vagina. Tapi satu hal yang harus diingat bahwa cuka sari apel juga dapat membakar kulit, jadi ingatlah untuk mencairkan atau mencampurkannya dalam air sebelum Anda menggunakannya.
  5. Mengobati Keputihan Dengan Baking Soda

    Baking soda telah dikenal untuk menyeimbangkan tingkat pH dalam tubuh. Untuk meringankan gatal dari infeksi jamur, tambahkan kira-kira setengah cangkir baking soda ke dalam air dengan suhu sedang di bak mandi dan Anda dapat berendam selama 20 menit setiap hari sampai gatal hilang. Ingatlah untuk segera mengeringkan daerah kewanitaan Anda dengan benar setelah Anda selesai berendam.
  6. Mengobati Keputihan Dengan Kunyit (Pemakaian Dalam)

    20 gram kunyit (dipotong-potong)+ 10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering, dicuci bersih semuanya, lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (dapat ditambahkan gula aren atau madu). Lakukan secara teratur.

Menghindari & Mengatasi Keputihan

Sangatlah bijaksana untuk sedia payung sebelum hujan. Begitu pula dengan penyakit keputihan ini. Sebelum Anda diserang oleh penyakit di alat vital yang sangat mengganggu tersebut, ada baiknya Anda biasakan untuk melakukan beberapa hal simpel berikut ini, untuk mencegah datangnya keputihan.

  1. Mengkonsumsi Bawang Putih
    Bawang putih, pasti semua orang mengenalnya, karena memang bawang putih sering dijadikan bahan penyedap untuk masakan. Tapi bawang putih juga sangat baik untuk kesehatan dan mengatasi keputihan karena memiliki sifat anti bakteri, anti kulat serta anti virus. Dengan meningkatkan konsumsi bawang putih maka bisa membantu para wanita untuk mengatasi keputihan.
  2. Mencuci Organ Intim Dengan Air Rebusan Sirih
    Cara Mengatasi Keputihan dengan menggunakan daun sirih memang sudah terkenal sejak dari dulu. Daun sirih sendiri memiliki kandungan anti bakteri serta anti jamur yang bisa mencegah infeksi akibat cairan keputihan. Cara Mengobati Keputihan dengan daun sirih sendiri sangat mudah, siapkan 10 lembar daun sirih dan rebus sampai mendidih. Gunakan air rebusan tersebut untuk mencuci organ kewanitaan setelah buang air kecil atau bisa juga digunakan untuk membersihkan saja.
  3. Hindari Stres, Berolahraga dan Pola Makan Teratur
    Cara Mengobati Keputihan yang paling bisa dilakukan oleh banyak orang adalah dengan menghindari stress, melakukan olahraga yang seimbang dan yang terpenting tentu saja mengatur pola makan dan mengkonsumsi makanan yang menyehatkan dan bergizi sehingga bisa menyeimbangkan bakter yang ada pada tubuh.

Semoga postingan berjudul Cara Mengobati Keputihan Secara Alami kali ini bisa bermanfaat untuk Anda semua yang sedang mencari informasi mencegah dan mengobati penyakit keputihan di internet.

Friday, June 20, 2014

Pengobatan Tradisional Cacing Kremi

Cacing kremi merupakan penyakit yang di bawa oleh cacing kecil yang bentuknya kecil-kecil kira-kira ¼ inci yang memakan isi usus halus. Penularan penyakit ini melalui telur cacing kremi yang keluar melalui dubur yang akan menimbulkan rasa gatal-gatal, bila di garuk dengan tangan telur tersebut akan menempel di ujung kuku yang selanjutnya ditelan kembali dan proses ini akan terus berlanjut.

Cacing kremi dan obatnya

Cacing kremi biasanya dialami oleh anak-anak yang kurang menjaga kebersihan tangannya ketika ingin makan sesuatu. Penularan penyakit ini juga bisa dikatakan sangat cepat, karena proses penularannya sangat gampang sekali. Apalagi jika anda tinggal ditepi sungai yang airnya tercemar oleh bekas kotoran manusia, akan lebih mudah terkena penyakit ini.

Pengobatan Tradisional Cacing Kremi
gambar dari dreamstime.com
Adapun Gejala dari penyakit ini adalah sebagai berikut :
  1. Gatal- gatal di sekeliling dubur.
  2. Penderita akan mengalami penurunan nafsu makan
  3. Berkurangnya berat badan
  4. Sering mengompol dan sulit tidur
  5. Penderita akan mudah tersinggung, merasakan mual dan muntah-muntah.

Obat tradisional cacing kremi

Bahan-bahan :
  • 1 jari akar pepaya gantung
  • 1 siung bawang putih
  • 1 gelas air

Caranya, akar pepaya dihaluskan bersama bawang putih, setelah itu tambahkan segelas air. Lalu didihkan di atas api sampai tinggal setengan gelas. Anda bisa meminum obat ini 2 kali sehari, tiap kali minum yaitu ¼ gelas. Selama anda meminum obat ini sebaiknya anda mengurangi makan anda, anda bisa mencampur obat ini dengan susu agar tidak terasa pahit saat diminum.

Untuk mencegah penyakit ini, sebaiknya anda selalu mencuci tangan sampai bersih setelah kembali dari jamban dan saat ingin menyantap makanan. Selain itu peringatkanlah mereka untuk mandi lebih bersih dan guntinglah kuku untuk mencegah penyakit berikutnya.

Thursday, June 19, 2014

Akibat Keputihan

Keputihan Pada WanitaBanyak wanita yang kurang menghargai kebersihan alat reproduksi mereka. Sehingga munculah keputihan karena hal tersebut (lihat: penyebab keputihan). Semakin hari, semakin menanggung malu sebagai akibat keputihan yang dideritanya. Jika Anda adalah salah satu dari sekian banyak wanita yang mengalami keputihan maka ada baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Tanpa Anda sadarai, jika Anda membiarkan kondisi tersebut secara terus menerus maka akan berakibat fatal bagi kesehatan. banyak sekali akibat keputihan pada wanita yang harus kita ketahui sehingga mampu meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan daerah intim. Akibat keputihan pada wanita biasanya membuat wanita menjadi tidak percaya diri dan malu dalam berhubungan dengan pasangannya. Keputihan yang tidak normal biasanya berbau tidak enak, berwarna kehijau-hijauan dan sangat gatal bahkan panas, biasanya efek keputihan seperti ini akan membuat si penderita merasa minder terlebih jika baunya sudah menyebar sampai keluar. Efek keputihan yang lebih mendalam adalah jika terjadinya infeksi–infeksi yang menjalar kebagian rahim dan lama kelamaan menjadi penyakit seperti kista, bahkan tumor dan kanker. Untuk itu jangan pernah menunda atau merasa malu jika anda mengalami hal yang sama. Segeralah berobat dan dengan begitu anda akan mendapatkan penanganan yang tepat dan baik.
Sudahkah Anda tahu, jika keputihan juga dapat mengakibatkan kemandulan dan kematian?? berikut ini adalah artikel yang kami kutip dari situs bidanku:

Keputihan Bisa Mengakibatkan Kematian dan Kemandulan

Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan pada wanita ini. Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani. Tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan dan hamil diluar kandungan, keputihan juga bisa merupakan gejala awal dari kanker leher rahim, yang bisa berujung pada kematian. Apa sebenarnya keputihan itu? Seperti apa ciri-cirinya? Dan bagaimana pencegahannya?

Menurut dr. Sugi Suhandi, spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan RS Mitra Kemayoran Jakarta, keputihan (flour albus) adalah cairan yang berlebihan yang keluar dari vagina. Keputihan bisa bersifat fisiologis (dalam keadaan normal) namun bisa juga bersifat patologis (karena penyakit). Dan keputihan tidak mengenal batasan usia. Berapa pun usia seorang wanita, bisa terkena keputihan.

Keputihan fisiologis biasanya terjadi pada masa subur, juga sebelum dan sesudah menstruasi. “Kadang saat itu ada lendir yang berlebihan, itu normal. Dan biasanya tidak gatal dan tidak berbau,” jelas dr. Sugi. Sedangkan kalau keputihan patologis , adalah keputihan yang terjadi karena infeksi pada vagina, adanya benda asing dalam vagina atau karena keganasan. Infeksi bisa sebagai akibat dari bakteri, jamur atau protozoa. Ciri-ciri keputihan patologis , warnanya tidak seperti lendir. “Keputihan patologis biasanya, warnanya seperti kepala susu, atau hijau kekuning-kuningan, atau bahkan bercampur darah, kalau keputihannya sudah menjadi penyakit,” ujar dr. Sugi. Ketika keputihan sudah menjadi penyakit, wanita yang menderita keputihan patologis ini akan merasa gatal pada daerah vagina, dan lendir yang keluar berbau, sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Banyak hal sebenarnya yang membuat wanita rawan terkena keputihan patologis . Biasanya penyebab keputihan patologis ini karena kuman. “Di dalam vagina sebenarnya bukan tempat yang steril. Berbagai macam kuman ada di situ. Flora normal di dalam vagina membantu menjaga keasaman pH vagina, pada keadaan yang optimal. pH vagina seharusnya antara 3,5-5,5. flora normal ini bisa terganggu. Misalnya karena pemakaian antiseptik untuk daerah vagina bagian dalam. Ketidakseimbangan ini mengakibatkan tumbuhnya jamur dan kuman-kuman yang lain. Padahal adanya flora normal dibutuhkan untuk menekan tumbuhan yang lain itu untuk tidak tumbuh subur. Kalau keasaman dalam vagina berubah maka kuman-kuman lain dengan mudah akan tumbuh sehingga akibatnya bisa terjadi infeksi yang akhirnya menyebabkan keputihan, yang berbau, gatal, dan menimbulkan ketidaknyamanan,” papar dr. Sugi yang sore itu ditemui di RS Mitra Kemayoran.

Begitu seorang wanita melakukan hubungan suami isteri, maka wanita tersebut terbuka sekali terhadap kuman-kuman yang berasal dari luar. Karena itu keputihan pun bisa didapat dari kuman penyebab penyakit kelamin yang mungkin dibawa oleh pasangan wanita tersebut. “Jadi sebaiknya jangan gonta ganti pasangan. Atau lebih baik tidak melakukan hubungan sampai menikah. Karena biasanya pada wanita yang belum pernah melakukan hubungan, dan hygienenya baik, jarang sekali kena keputihan patologis . Dan hati-hati, keputihan patologis juga bisa karena proses keganasan. Salah satu Tanda dari kanker leher rahim adalah, adanya keputihan yang berbau busuk bahkan berdarah,” papar dr. Sugi. “Pada wanita yang belum melakukan hubungan suami isteri, bisa juga terjadi keputihan. Namun penyebab keputihan bisa terjadi karena menggunakan celana dalam bersama, memakai handuk bersama, kurangnya menjaga kebersihan daerah vagina, lalu juga cara cebok yang salah,” tutur dr. Sugi.

Pemakaian sabun antiseptik yang sekarang banyak diiklankan, untuk daerah vagina, sebenarnya tidak masalah bila dipakai sebagai obat luar. Pembilasan vagina ( douchi ) dengan anti septik sebaiknya atas dasar indikasi bila terkena keputihan, sebaiknya ke dokter, daripada mengatasinya sendiri dengan obat-obatan antiseptik yang dimasukkan ke dalam vagina keputihan patologi harus diobati sesuai dengan penyebabnya,” ujar dr. Sugi.

Keputihan sebaiknya diobati sejak dini, begitu timbul gejala. Karena keputihan kalau sudah kronis dan berlangsung lama akan lebih susah diobati. Selain itu kalau keputihan yang dibiarkan bisa merembet ke rongga rahim kemudian kesaluran indung telur dan sampai ke indung telur dan akhirnya ke dalam rongga panggul. Tidak jarang wanita yang menderita keputihan yang kronis (bertahun-tahun) bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian. “Berakibat kematian karena bisa mengakibatkan terjadinya kehamilan di luar kandungan. Kehamilan di luar kandungan, terjadi pendarahan, mengakibatkan kematian pada ibu-ibu,” tegas dr. Sugi. Selain itu yang harus diwaspadai, keputihan adalah gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi jangan sampai terlambat untuk tahu apa yang menjadi penyebab keputihan. Yang pasti jangan anggap remeh keputihan. Supaya kamu tidak menyesal di belakang hari nanti, karena akibat yang ditimbulkan oleh penyakit keputihan ini.

Itulah beberapa akibat keputihan yang bisa menjadi penyakit berbahaya jika tidak Anda obati sesegera mungkin.

Wednesday, June 18, 2014

Penyebab Keputihan

Faktor penyebab keputihan

Keputihan merupakan salah satu hal yang sangat mengganggu bagi para wanita. Jika telah memiliki pasangan, kemungkinan penyakit ini juga mengganggu suami Anda. Apa sajakah faktor yang menyebabkan keputihan ini muncul di daerah sensitif Anda? Silahkan simak uraian berikut ini.

Mikroba Penyebab Keputihan

  • Bakteri normal yang berlebihan pada vagina; Disebut pula faktor vaginitis, yaitu pertumbuhan bakteri normal yang berlebihan pada vagina. Dengan gejala, cairan vagina encer, berwarna kuning kehiajuan, berbusa da berbau busuk, vulva agak bengkak, kemerhan, gatal dan meras tidak nyaman, serta nyeri saat berhubungan seksual atau saat kencing.
  • Jamur Candida Albican; Gejalanya adalah keputihan berwarna putih susu, bergumpal seperti susu basi, disertai rasa gatal dan kemerahan pada kelamin dan disekitarnya. Pada keadan normal, jamur ini terdapat di kulit maupun dalam liang kemaluan wanita. Namun, pada keadaan tertentu, jamur ini meluas sehingga menimbulkan keputihan.
  • Bakter / parasit Trichomoniasis Vaginalis; Gejalanya keputihan berwarna kuning atau kehijauan, berbau dan berbusa, kecokelatan seperti susu ovaltin. Biasanya, disertai dengan gejala gatal di bagian labia mayora (bibir kemaluan), nyeri saat kencing, dan terkadang sakit pinggang.

Penyebab Keputihan Lainnya

  1. Keputihan Tumor atau Kanker Kandungan
    Gejala dari munculnya tumor atau kanker di kandungan adalah munculnya cairan yang menyerupai keputihan. Biasanya keputihan disertai bercak darah dan berbau busuk. Jika gejala keputihan tersebut disertai dengan rasa tidak nyaman di perut bagian bawah, terjadi gangguan siklus haid, sering demam, dan badan bertambah kurus, pucat, serta lesu, lemas dan tidak bugar, maka kemungkinan telah terjadi pertumbuhan abnormal di dalam organ kandungan. Apapun penyebabnya keputihan harus diobati, apalagi jika keputihan tersebut adalah bagian dari tanda adanya tumor yang sedang berkembang di dalam tubuh.
    Keputihan yang disertai darah bisa juga muncul akibat polyp di organ kandungan, kemungkinan di rahim atau di leher rahim. Biasanya darah keluar sehabis berhubungan seks atau setelah melakukan penyemprotan vagina (douching).
  2. Keputihan Karena Usia Lanjut
    Keputihan juga biasa muncul pada wanita usia lanjut, bahkan terkadang cairan keputihan keluar disertai darah. Hal ini disebabkan karena lapisan vagina yang menipis seiring bertambahnya usia. Hal yang sama bisa terjadi pada wanita yang belum pubertas, pada wanita pengidap kencing manis, dan mereka-mereka yang sudah memasuki fase menopause. Lapisan selaput lendir vagina pada kelompok wanita tersebut tipis dan mengisut.
  3. Keputihan Akibat Benda Asing di Vagina
    Vagina bagaikan lorong terbuka yang memungkinkan masuknya benda asing ke dalam tubuh. Sisa pembalut, kapas atau mungkin kondom adalah benda-benda asing yang bisa tertinggal di dalam vagina dan menyebabkan terjadinya keputihan. Pada anak perempuan mungkin bisa kemasukan biji kacang, kancing, peniti yang setelah lama tertanam di dalam vagina akan membusuk dan menyebabkan keputihan.
  4. Keputihan Akibat Sering Dibersihkan
    Para wanita sering melakukan kebiasaan yang sebetulnya tidak sehat dalam memperlakukan vagina. Terlalu sering membersihkan vagina dengan bahan antisepsis sesungguhnya tidak menyehatkan. Kuman-kuman yang bermukim di saluran vagina yang hidup damai dan bersifat baik bagi tubuh akan ikut terbunuh oleh antisepsis tersebut. Padahal kuman-kuman itu ikut membantu membentuk suasana asam di sekitar vagina. Vagina bersifat asam untuk mengusir bibit penyakit.
  5. Keputihan Kencing Nanah
    Bila ada riwayat kontak seksual dengan pria yang memiliki penyakit seksual maka keputihan bisa berarti kencing nanah atau gonore. Jika keputihan tidak sembuh-sembuh padahal sudah lama diobati maka ada kemungkinan penyebab keputihan yang diderita adalah akibat tertular penyakit ini. Sama-sama mengeluarkan cairan putih tapi berbeda penyebab dan isinya dan jika diperiksa di laboratorium akan terlihat kuman-kuman kencing nanah di keputihannya.
  6. Keputihan Akibat Penyakit Menular Seksual
    Tidak mudah membedakan keputihan biasa dengan keputihan akibat penyakit kelamin. Ada dua jenis Penyakit Kelamin Seksual (PMS) yang menyerupai keputihan yaitu kencing nanah (gonore) dan chlamydia. Lendir keputihan akibat chlamydia terlihat lebih bening sehingga biasa dianggap keputihan normal. Semua wanita yang punya riwayat hubungan seksual dengan pasangan yang mengidap penyakit kelamin akan menampakkan gejala keputihan dalam hitungan hari sampai minggu. Bentuk lendir keputihan mirip susu jika disebabkan kuman kencing nanah dan bening encer jika disebabkan chlamydia. Keduanya hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan laboratorium.

Secara umum, keputihan dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini (sumber:wikipedia):

  • Ketidakseimbangan hormon
  • Gejala suatu penyakit tertentu
  • Rusaknya keseimbangan biologis dan keasaman (ph) lingkungan vagina.
  • Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
  • Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis (bukan katun), sehingga berkeringat dan memudahkan timbulnya jamur
  • Sering menggunakan WC Umum yg kotor
  • Tidak mengganti panty liner
  • Membilas vagina dari arah yang salah, yaitu dari arah anus ke arah depan vagina
  • Sering bertukar celana dalam/handuk dengan orang lain
  • Kurang menjaga kebersihan vagina
  • Kelelahan yang amat sangat
  • Stress
  • Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
  • Sering membasuh vagina, yang harus dibsuh adalah vulva (bagian yang menggembung) dan bukan vaginanya
  • Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)
  • Lingkungan sanitasi yang kotor.
  • Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.
  • Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex
  • Kadar gula darah tinggi
  • Sering menggaruk vagina

Sedangkan dengan memperhatikan cairan yang keluar, kadang-kadang dapat diketahui penyebab keputihan.

  • Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
  • Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.
  • Keputihan akibat jamur Candida albicans, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna putih seperti susu,cairan kental,  bau tak sedap dan sangat gatal, terkadang dapat menimbulkan radang pada vagina sehingga kelihatan kemerahan.
  • Keputihan akibat bakteri Vaginosis atau Gardnerella, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna abu-abu, tidak terlalu kental,  cairan berbuih, mengeluarkan bau yang amis, dan gatal yang mengganggu.
  • Keputihan akibat parasit Trichomonas vaginalis, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna kehijauan atau kuning,  cairan berbuih dan bau amis, tidak menimbulkan gatal, tetapi saat ditekan, vagina akan terasa sakit. keputihan ini dapat ditularkan melalu hubungan seks yang tidak sehat, perlengkapan kamar mandi atau kloset.
  • Keputihan akibat virus, Keputihan jenis ini dapat diakibatkan oleh virus, HIV, Herpes atau Candyloma. keputihan yang diakibatkan oleh jenis ini dapat memicu kanker rahim, pada keputihan herpes biasanya disertai tanda-tanda herpes seperti luka yang melepuh, sedangkan pada keputihan candyloma disertai tanda-tanda candyloma berupa kutil-kutil yang tumbuh di vagina atau rahim. Penyakit herpes atau candyloma terkadang tidak terdeteksi secara dini, karena umumnya tanda-tandanya tidak mudah terlihat, karena muncul di dalam vagina.

Itulah hal-hal yang dapat menjadi penyebab keputihan. Dengan mengetahui faktor tersebut, semoga Anda bisa lebih menjaga dan merawat organ intim Anda sebaik-baiknya.