Showing posts with label Makanan penyebab keputihan. Show all posts
Showing posts with label Makanan penyebab keputihan. Show all posts

Monday, January 27, 2014

Ciri-Ciri Keputihan Normal

Ciri-Ciri Keputihan Normal
Ciri-Ciri Keputihan Normal, Salah satu hal yang melatar belakangi keputihan normal adalah memiliki siklus menstruasi yang lancar dan teratur. Pada umumnya keputihan normal terjadi pada saat sebelum dan sesudah menstruasi. Selain itu ada juga dikarenakan faktor kelelahan fisik. Selain itu terdapat juga ciri-ciri dari keputihan normal.


Berikut ini adalah ciri-ciri keputihan normal agar Anda bisa mengetahui dan menyadari , Apakah Anda mengalami keputihan normal atau tidak normal, diantaranya sebagai berikut :

1. Keputihan dapat terjadi pada awal mula 3 -7 hari sebelum masa menstruasi datang, ketika keputihan datang, sebelum masa menstruasi, keputihan akan berlangsung 3-7 hari sampai masa menstruasi itu tiba.

2. Normalnya lama menstruasi adalah 7 hari, kemudian beberapa hari kemudian setelah masa menstruasi itu berakhir akan muncul keputihan berikutnya, yang menandakan bahwa darah menstruasi belum tuntas, darah menstrusi akan bercampur dengan keputihan dengan warna agak cokelat muda, kemudian beberapa hari kemudian cairan keputihan tersebut berubah menjadi cairan putih bening, tidak berbau dan tidak berbekas. Dalam hal ini dianjurkan untuk menggunakan panty liner, karena setelah masa menstruasi selesai, keputihan akan banyak dan berlangsung antara 3-5 hari setiap wanita berbeda-beda tergantung respon tubuh dan hormon dalam tubuhnya.

3. Keputihan normal sangat wajar, selama keputihan yang dialami tidak menimbulkan suatu penyakit atau gangguan kesehatan tubuh lainnya. Keputihan dapat diartikan sebagai peningkatan dalam masa kesuburan seorang wanita. Keputihan normal memiliki ciri seperti berwarna bening atau putih bening, tidak berbau, tidak lengket, jumlah banyak, terkadang encer dan tidak berbekas pada celana dalam hanya sedikit rasa lembab namun kemudian akan kering dengan sendirinya. Hal ini dipicu karena meningkatnya hormon estrogen yang mendorong cairan keputihan dalam vagina meningkat ditambah apabila sedang melakukan aktivitas yang cukup padat.

4. Cairan keputihan yang semula berwarna bening atau putih bening akan berubah warna menjadi cokelat muda sampai cokelat kehitaman dan berlangsung selama 2-3 hari menjelang menstruasi tiba.


5. Keputihan normal tidak meninggalkan bekas pada celana dalam Anda, hanya pada awalnya sedikit terasa lembab dan tidak nyaman. Jika pada keputihan tidak normal akan meninggalkan bekas berwarna bercak kuning apabila celana dalam keadaan kering.

6. Tidak menimbulkan rasa nyeri pada panggul, hanya sedikit rasa tidak nyaman. Akan tetapi sebagian wanita akan merasakan denyutan kecil pada vagina ketika mengeluarkan cairan keputihan. Denyutan tersebut diartikan sebagai vagina mengalami ereksi.

Dari beberapa ciri-ciri keputihan normal diatas, dapat disimpulkan bahwa yang harus dilakukan oleh para wanita adalah menjaga organ intim mereka dengan baik dan benar.Tidak sembarangan dalam memakai produk pembersih vagina.

Ciri Keputihan Tidak Normal

Ciri Keputihan Tidak Normal
Ciri Keputihan Tidak Normal. Keputihan merupakan salah satu masalah kewanitaan yang cukup meresahkan dan paling sering terjadi dan sangat mengganggu. Ada sekitar 75 % wanita di seluruh belahan dunia pasti pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya. Banyak tanda yang ditunjukan dari ciri keputihan tidak normal. 


Berikut ini ada beberapa ciri dari keputihan yang tidak normal yang mungkin dialami sebagian besar wanita di dunia, cobalah anda kenali ciri-ciri keputihan tidak normal berikut ini, agar Anda mengetahui, apakah Anda mengalami keputihan normal atau keputihan tidak normal :

1. Warna cairan keputihan berwarna cokelat disertai adanya guratan merah seperti darah

Warna cairan keputihan seperti ini biasanya terjadi apabila seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Oleh karenanya keputihan dengan ciri seperti ini harus di waspadai bila terjadi dengan disertai adanya pendarahan. Ciri keputihan seperti ini akan menyebabkan rasa nyeri di bagian panggul. Jika hal ini terus – menerus berlangsung lama akan menyebabkan timbulnya gejala dari kanker serviks ( kanker mulut rahim ) atau kanker endometrium.

2. Cairan keputihan berwarna kuning berkeruh

Biasanya cairan keputihan dengan ciri cairan keputihan berwarna kuning berkeruh, cairan keputihan tersebut akan keluar bersamaan ketika sedang berkemih serta menimbulkan rasa nyeri dan terjadi di luar siklus menstruasi. Hal ini dapat dipicu kemungkinan adanya infeksi gonorrea.

3. Cairan keputihan berwarna kuning atau hijau, berbuih dan berbau anyir

Cairan keputihan dengan ciri dan tekstur seperti yang disebutkan,kemungkinan Anda terkontaminasi dari infeksi trikomonas. Biasanya infeksi trikomonas akan mengeluarkan cairan keputihan disertai rasa nyeri dan gatal disekitar vagina saat Anda hendak berkemih.

4. Cairan keputihan berwarna Pink

Cairan keputihan dengan warna pink, biasanya banyak terjadi dan dialami oleh wanita pasca melahirkan baik secara normal maupun operasi cesar. Namun paling banyak dialami oleh mereka yang melahirkan secara normal.

5. Cairan keputihan berwarna putih kekuningan dan agak kental seperti susu

Warna dan tekstur keputihan seperti yang disebutkan diatas merupakan tanda atau adanya infeksi jamur pada vagina. Keputihan seperti ini dapat menyebabkan bengkak, nyeri di sekitar bibir vagina, rasa gatal, sakit dan nyeri ketika melakukan aktivitas seksual.

6. Cairan keputihan yang berwarna abu – abu, atau kuning dengan bau amis seperti ikan

Ciri cairan keputihan seperti ini, disebabkan karena adanya infeksi pada vagina akibat bakteri. Keputihan ini dapat meyebabkan rasa panas di sekitar vagina , terbakar, gatal, vagina kemerahan dan bengkak di bibir vagina atau vulva.

Jika Anda mengalami ciri dari keputihan tidak normal seperti diatas, segerakan periksa kondisi kesehatan organ reproduksi. Anda sebelum terjangkit penyakit lainnya. Konsultasikan masalah keputihan Anda pada dokter spesialis yang Anda percayai, agar cepat mendapatkan perawatan. Disarankan apabila Anda hendak berkonsultasi, usahakan jangan mencuci vagina Anda dari keputihan, agar dokter mengetahui sejauh mana keputihan tidak normal yang Anda alami.

Thursday, December 19, 2013

Makanan penyebab keputihan

makanan penyebab keputihan
Makanan penyebab keputihan. Para wanita yang tidak jarang cenderung menghindari makanan penyebab keputihan agar terhindar dari keputihan. Keputihan memang bisa menjadi awal dari penyakit yang berbahaya untuk kesehatan organ kewanitaan. Tapi banyak dari kaum wanita yang belum paham apa yang bisa menjadi penyebab keputihan.

Keputihan bisa terjadi karena berbagai macam faktor dan bisa disebabkan oleh kebiasaan kita. Salah satu penyebab keputihan adalah pola makan dan makanan yang dikonsumsi. Ternyata sebenarnya konsumsi terlalu banyak makanan yang manis bisa menjadi penyebab keputihan.

Selain makanan manis dengan kandungan gula tinggi, makanan yang berbahan baku tepung merupakan makanan penyebab keputihan yang lain. Makanan yang terbuat dari tepung merupakan bentuk karbohidrat dengan kandungan gula yang tinggi. Makanan dan minuman yang manis yang dikonsumsi secara berlebihan, bisa membuat pertumbuhan jamur Candida Albicans.
Jamur Candida yang tumbuh ini membuat zat keasaman pada organ kewanitaan meningkat. Kondisi ini semakin membuat gangguan stabilitas kesehatan pada organ kewanitaan. Hal inilah yang bisa seorang wanita mudah mengalami keputihan dan sering muncul rasa gatal yang membuat tidak nyaman.

Apabila ingin memakan buah-buahan yang manis, sebaiknya jangan langsung menghabiskannya. Lebih baik komsumsi secara bertahap dan perlahan. Hal ini dilakukan untuk menghindari peningkatan gula dalam darah dan masukan gula buah yang bisa mempengaruhi kesehatan organ kewanitaan.

Makanan yang baik serta cocok untuk dikonsumsi saat mengalami keputihan adalah makanan yang direbus dan ditumis. Konsumsi sayuran hijau dan mengkombinasikan makanan yang dicampur dengan sayuran berwarna-warni. Dalam peneitian diketahui jika bawang putih bisa meningkatkan dan memberikan ketahanan untuk tubuh dari perkembangan jamur penyebab keputihan.

Jamur Candida albicans bisa tumbuh dengan subur di vagina, apabila asupan gula dalam tubuh terlalu banyak. Makanan alami dari jamur adalah gula. Gula akan meningkatkan pertumbuhan jamur dalam tubuh. Untuk itu hindari minuman dengan kadar gula tinggi seperti minuman bersoda dan makanan yang manis lainnya.

Gula bisa meningkatkan pertumbuhan jamur, untuk itu sebaiknya asupan karbohidrat per hari dibatasi. Sebagai gantinya Anda bisa meningkatkan konsumsi makanan seperti daging, kalkun, ayam, sayuran nontepung, dan kacang-kacangan. Apabila gejala telah mereda maka konsumsi karbohidrat bisa ditingkatkan secara bertahap.

Makanan penyebab keputihan lainnya adalah semua makanan yang mengandung ragi. Makanan yang mengandung ragi contohnya adalah keju, pasta tomat, dan lain sebagainya. Namun belum ada pembatasan mengenai jumlah makanan ini.

Hindari mengonsumsi buah-buahan yang sudah dikeringkan karena merupakan salah satu makanan penyebab keputihan. Buah yang dikeringkan mengandung kadar gula fruktosa yang sangat tinggi. Sebaiknya pilih buah dengan kadar gula yang rendah.